pada pembahasan sebelumnya kita sudah membahas beberapa sumber kekuatan akting dari faktor internal.
nah sekarang kita akan membahas dari sisi eksternalnya
adapun faktor eksternal sebagai berikut
- Naskah, naskah teater seyogyanya ditulis dengan menggunakan kalimat yang mudah dipahami oleh sutradara, maupun pemerannya.
- Penafsiran Sutradara, penafsiran sutradara terhadap naskah yang dibuat penulisnya seharusnya sama, sehingga cerita teater itu tidak melenceng dari naskahnya.
- Kondisi Produksi, kondisi produksi menyangkut team prodiksi, alat yang diperlukan untuk produksi teater.
- Keadaan Pentas, keadaan pentas sangat mempengaruhi akting seperti: setting panggung, unsur tata musik, tata cahaya, dan penonton.
- Hubungan Antar Pemain, hubungan antar pemeran teater harus serasi dan saling mengisi, saling memahami, saling toleransi, dan melengkapi kekurangan antar pemeran.