5 Macam Teknik Casting

Casting by Ability

Pemilihan pemeran berdasarkan kecakapan atau kemahiran yang sama atau mendekati peran yang dibawakan. Kecerdasan seseorang memegang peranan penting dalam membawakan peran yang sulit dan dialog panjang. Tokoh utama suatu lakon di samping persyaratan fisik dan psikologis juga dituntut memiliki kecerdasan yang cukup tinggi sehingga daya hafal dan daya tanggap cukup cepat.

Casting to Type

Pemilihan pemeran berdasarkan kecocokan fisik si pemain. Tokoh tua diperankan oleh orang tua, tokoh pedagang diperankan oleh orang yang berjiwa dagang, dan seterusnya.

Antitype Casting

Pemilihan pemeran bertentangan dengan watak dan ciri fisik yang diperankan. Teknik ini sering disebut educational casting. Maksudnya, mendidik seseorang memerankan watak dan tokoh yang berlawanban dengan wataknya sendiri dan ciri fisiknya sendiri.

Casting to Emotional Temperament

Pemilihan pemeran berdasarkan observasi kehidupan pribadi calon pemeran. Mereka yang mempunyai banyak kecocokan dengan peran yang dibawakan dalam hal emosi dan temperamennya, akan terpilih memerankan tokoh itu. Pengalaman masa lalu dalam hal emosi akan memudahkan pemeran tersebut dalam menghayati dan menampilkan dirinya sesuai dengan tuntutan cerita. Temperamen yang cocok juga akan membantu proses penghayatan diri peran yang dibawakan.

Therapeutic Casting

Pemilihan pemeran dengan maksud untuk penyembuhan terhadap ketidakseimbangan psikologis dalam diri seseorang. Biasanya watak dan temperamen pemeran bertentangan dengan tokoh yang diperankan. Misalnya, orang yang selalu ragu-ragu harus berperan sebagai orang yang tegas, cepat memutuskan sesuatu. Seorang yang curang memerankan tokoh yang jujur atau penjahat berperan sebagai polisi. Jika kelainan jiwa cukup serius, bimbingan khusus sutradara akan membantu proses therapeutic itu.

Share
← Prev Project Back to Works